Siapa yang Menginginkan Lembar Dua Puluh Dolar Ini?

Carson Said Amer menceritakan kisah seorang pengajar yang memulai seminar dengan memperlihatkan selembar uang dua puluh dolar dan bertanya, “Siapa yang menginginkan lembaran dua puluh dolar ini?”
Beberapa orang mengangkat tangan, tetapi si pengajar berkata, “Sebelum saya memberikannya pada Anda, saya ingin melakukan sesuatu.”
Dia meremas-remas lembar uang itu dan berkata, “Siapa yang masih menginginkan uang ini?”
Tangan-tangan kembali teracung.
“Dan bagaimana kalau saya melakukan ini?”
Dia melemparkan lembar uang yang sudah kucal itu ke tembok, dan setelah lembar uang itu jatuh, dia menginjak-injaknya, kemudian sekali lagi dia menunjukkannta kepada para peserta seminar–sekarang lembaran uang itu sudah benar-benar kucal dan kotor. Dia mengajukan pertanyaan yang sama, dan orang-orang tadi tetap mengangkat tangan.
“Jangan pernah melupakan pelajaran ini,” katanya. “Tidak masalah, apa pun yang saya lakukan pada lembar uang ini. Ini tetap selembar uang dua puluh dolar. Dalam hidup kita, sering kali kita dibuat kucal, diinjak-injak, diperlakukan dengan buruk, dihina. Akan tetapi, meski mengalami semua itu, nilai kita tidak akan berubah.”

(Diambil dari buku Paulo Coelho berjudul Seperti Sungai yang Mengalir.
Alih bahasa oleh Tanti Lesmana.)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s