Di Dermaga San Diego, California

Saya sedang berbincang-bincang dengan seorang perempuan pengikut Tradisi Bulan–semacam jalur inisiasi untuk perempuan-perempuan yang bekerja selaras dengan unsur-unsur alam.
“Maukah kau menyentuh seekor burung camar?” dia bertanya seraya memandangi burung-burung yang hinggap di sepanjang tembok tanggul.
Tentu saja saya mau. Saya sudah mencoba beberapa kali, tapi setiap kali saya mendekat, burung-burung itu terbang pergi.
“Cobalah merasakan cinta pada burung itu, lalu biarkan energi cinta itu mengalir keluar dari dadamu, seperti pancaran cahaya yang menyentuh dada burung itu. Lalu dekati burung itu dengan sangat perlahan.”
Saya melakukan seperti yang disarankannya. Dua kali saya gagal, tetapi pada kali ketiga, saya berhasil menyentuh burung camar itu, seolah-olah saya telah masuk ke dalam semacam keadaan trans. Saya kembali masuk ke dalam keadaan trans tersebut, dan sekali lagi saya berhasil.
“Cinta menciptakan jembatan di tempat-tempat yang kelihatannya mustahil,” kata sahabat saya si penyihir putih itu.
Sengaja saya memaparkan pengalaman saya di sini, untuk siapa saja yang berminat mencobanya.

(Dari buku Paulo Coelho, Seperti Sungai yang Mengalir. Hal 222-223. Alih bahasa: Tanti Lesmana)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s