At Twitter – Pidi Baiq

O, kebebasan berfikir itu menakjubkan, untuk merdeka mencari kebenaran di luar definisi, di luar kesan dan di luar kebiasaan.
Beda pendapat itu tidak lumrah. Kita benar-benar harus menjadi manusia dulu, untuk bisa menerima itu sebagai hal biasa.
Mudah-mudahan kita selalu bisa melihat kekurangan dengan perasaan yang tulus daripada melihat kesempurnaan tetapi dengan hati yang ketus.
Bunga perhatian dan rasa hormat adalah menghargai diri sendiri, untuk bisa menerima hak mutlak setiap orang memilih jalan sendiri. Dalam damai. Dalam harmoni.
Selamat malam untuk yang kebagian malam. Selamat makan untuk yang kebagian makan. Bahagianya berbeda di dalam kebersamaan, menjadi simfoni dunia.
Dan dalam setiap keliaran bawah sadarku, aku ingin yakin ada bayanganku yang selalu bersujud kepada-Nya, agar terlepas dari belenggu kesombongan.
Inilah bumi, tempat pencarian abadi mengetahui diri sendiri. Menemukan hal ajaib yang tersembunyi di dalam diri. Dan tuhan, di saat sunyi.
202-203

Lebih baik ngaku jelek, jadi kalau ada orang yang bilang kamu jelek, itu bukan ngejek, tapi memperkuat pendapatmu.
Mengaku salah juga enak, kalau ada yang nyalahin perbuatan kita berarti bener. Kalau ada yang benerin, berarti salah🙂
Coba sekarang, orang yang cakep, siap gak jadi jelek? Orang jelek sih selalu siap jadi cakep.
Tidak ada yang suka dihina, aku juga, tetapi keinginan dipuji menurutku adalah menghina diri sendiri🙂
168

Orang boleh berpendapat manusia keturunan monyet, keturunan ternggiling, keturunan ikan teri. Bebas berpendapat dan aku juga bebas untuk tidak percaya.
Iya. Orang dibilang kayak monyet buat jadi ejekan. Monyet didandani kayak manusia buat hiburan. Wow. Keren!
155

JehanSyauqi: “Kenapa orang tidak menerima kalau gak sesuai dengan yang diharapkan bukannya nerima apa yang sebenarnya terjadi?”
Pidi Baiq: “Karena tidak bisa bersyukur”
viernia: “Kang, kenapa manusia mesti bersyukur?”
Pidi Baiq: “Untuk tidak kecewa pada hasil yang sudah diusahakannya”
125

Nonaberjakun: “Kenapa Tuhan tidak kelihatan, Yah?”
Pidi Baiq: “Jika Tuhan menampakkan diriNya maka Tuhan tidak adil karena orang buta tidak akan bisa melihatNya”
123

Yopie_shamuel: “Apakah Tuhan bisa menciptakan sesuatu yang Dia sendiri tidak bisa mengangkatnya?”
Pidi Baiq: “Bisa”
Yopie_shamuel: “Menciptakan apa itu, Bang?”
Pidi Baiq: “Menciptakan manusia, terus manusia itu masuk neraka, dia tak akan bisa diangkat dari situ”
122

anakbayang: “Yah, kenapa Tuhan menciptakan perbedaan bila Ia hanya ingin disembah dengan satu cara?”
Pidi Baiq: “Untuk saling mengenal”
122

Kamalarusatu: “Maaf Tuan Ayah, salahkah manusia memikirkan keberadaan dan mencari Tuhan?”
Pidi Baiq: “Tidak salah, Ibrahim juga begitu, hanya saja mungkin capek”
122

Setelah mati ternyata Tuhan yang kupercaya itu tak ada, ya sudah gak apa-apa. Tapi bagaimana kalau tuhan yang tidak kau percaya itu ternyata ada?
121

Jacobnugraha: “Yah, kenapa Ayah percaya Tuhan ada?”
Pidi Baiq: “Gak kenapa-napa. Lagi, apa ruginya percaya Dia ada, kan tidak perlu biaya”
121

Bumi terus berputar, sayang, bersama planet lainnya. Membawa kita tamasya di ruang angkasa. Oh bulan dan bintangnya yang banyak.
116

Yang bersamaku maka dia akan bersamaku. Kau yang ingin meraih bintang di langit, lupa ya, kenapa harus naik, kita ada di langit bersama bumi.
115

Rotee: “Ayah, untuk apa kita tinggal di bumi?”
Pidi Baiq: “Untuk menjaga perasaan bersama lima milyar lebih manusia lainnya”
115

Masyarakat umum yang tidak tahu diri, lampu yang kini mereka nikmati adalah karya orang yang dulu dianggap gila.
Kebenaran yang disepakati oleh umum adalah? Menurutku, hasil perkalian salah kali salah. Jangan-jangan🙂
Siapakah yang dulu pada masanya dianggap gila dan diancam akan dibunuh, juga diusir dari tempatnya? Ya, benar, sayangku, para nabi dan juga filsuf!
Heran, kok aku merasa bahwa semua nabi itu adalah pemberontak.
Sebab untuk berubahnya sebuah kebudayaan menjadi baik, membutuhkan seorang pemberontak. Kukira.
Memang. Harusnya bukan kebudayaan yang melahirkan kita, kita lah yang harus melahirkan kebudayaan. Bener enggak ya?
111-112

Jadi iya, aku setuju, pada masanya orang jenius itu sering dianggap gila!
Apa kita perlu curiga kepada orang gila, jangan-jangan ia jenius? Bisa jadi, kecuali kalau gilanya karena dia tidak berakal.
111

Silahkan senyum-senyum sendiri, seperti orang gila, itu ramah, sambil membawa sampah di kepala, itu baik, daripada kamu yang normal tapi membuang sampah sembarangan.
Aku berhak keluar rumah dan telanjang. Juga teriak kepada semua orang yang ada. O, senangnya. Tapi tidak aku lakukan, karena kita tahu itu seperti orang gila.
Apakah orang gila itu cuma mereka yang di kepalanya banyak sampah dan ketawa sendirian? Tapi orang umum menyebut gila kepada siapa saja yang tidak seperti mereka.
110

Tapi sekolahku adalah alam semesta, di sana aku belajar semuanya, oh ya dan juga semaunya🙂
107

Kamu pikir, nakal itu gampang? Susah. Harus berani bertanggungjawab kalau ditegur. Menjadi baik sih, gampang. Tinggal diem. :))
106

Karena perdamaian tidak saling mengalahkan.
95

anandyto: “Surayah, apa itu demokrasi?”
Pidi Baiq: “Patuh pada pendapat suara terbanyak betapapun itu mungkin pendapat yang buruk”
Ya, itulah harus aku katakan lagi: Rakyat adalah mulut, yang menjadi bisu karena diambil suaranya waktu pemilu.
Setelah dapat suara, mereka pergi ke sana, membuat pagar yang kuat untuk jangan diambil lagi oleh demonstran.
94

Tapi koruptor itu benar, kalau dia melakukan tindakan korupsi, karena itu tugasnya.
Yang salah adalah mereka yang memberantas koruptor tapi malah justeru membiarkannya.
92

Lain daripada itu, ini mungkin harus juga dikatakan, bahwa sesungguhnya kemiskinan bisa bukan masalah bagi rakyat, asalkan pejabatnya juga sama miskin.
91

abayeah: “Yah, menurut Ayah loyalisme itu apa?”
Pidi Baiq: “Loyalisme adalah harapan pemimpin kepada anak buahnya”
ika_said: “Banyak orang berdebat tentang nasionalisme. Sebenarnya apa sih nasionalisme itu, Yah?”
Pidi Baiq: “Cinta yang berhenti di perbatasan negara”
Kalau kita mencintai tanah air, orang asing mencintai apa yang dikandungnya. Kalau kita mendapat tanah longsor dan juga air banjir, orang asing dapat intan, emas berlian.
89

Aku tidak memiliki kemampuan untuk melakukan yang lebih baik dari sesuatu yang aku kritik, tapi kukira aku hanya memberikan apa yang aku pikirkan.
85

Belanda juga datang kemari. Membuat tata kota dan bangunannya yang baik, yang kini oleh kita sendiri malah menjadi amburadul. Tidakkah itu keren?

Sekarang kesempatan aku untuk mengoles roti dengan keju. Menaburinya dengan cokelat. Hal yang enak yang bisa kunikmati dari peradaban kolonial.

Kapan terakhir kalinya aku sebagai orang Bandung merasa bangga karena memiliki gedung sate yang kokoh menawan itu? Wow, itu bikinan Penjajah.
66

Iyhailuy: “Ayah, Kalau misal pacar Ayah kerja di Kalimantan, terus selama setahun gak boleh pulang. Gimana?”
Pidi Baiq: “Aku akan rindu dia selama setahun”
Bagiku, terserah kamu lah, mau pergi kemana pun, aku bebasin. Aku gak mau menjadi lelaki yang ngekang, asal perginya dengan aku.
Atau, terserah kamu lah. Mau punya cowok lagi juga silahkan, asal kamu bukan pacar aku.
48

Renatta: “Apa Ayah suka memikirkan masa lalu?”
Pidi Baiq: “Masa lalu itu adalah urusan perasaan. Masa depan adalah urusan pemikiran”
Meskipun tidak kau biarkan berlalu, masa lalu pasti akan berlalu, kau izinkan atau tidak.
Arresta: “Apa menurut Ayah masa depan itu?”
Pidi Baiq: “Jangan-jangan, kita tidak akan pernah ada di masa depan, nyatanya kita selalu berada di hari ini”
47

Tenang saja, perpisahan tak menyedihkan. Yang menyedihkan adalah, bila habis itu saling lupa.
Tenang saja, perpisahan tak menyakitkan. Yang menyakitkan adalah, bila habis itu saling benci.
46

Jodoh adalah seseorang yang menjadi pasanganmu selama-lamanya sebagai hasil dari yang engkau usahakan. Bertawakallah kepada Allah agar diberi kemudahan untuk mendapatkannya.
Kalau Tuhan menentukan jodohmu, apakah Tuhan akan memberikan Angelina Jolie kepadamu? Kalau kamu mau, coba usahakan untuk mendapatkannya, mudah-mudahan dia nolak.
Atau kalau Tuhan menentukan Kate Middelton sebagai jodohmu, apakah dia akan mau kepadamu? Siapa tahu. Siapa tahu? Nyatanya tidak.
Atau apakah Tuhan seperti kepada anjingku yang aku paksa kawin dengan anjing tetangga agar bisa mendapatkan keturunan?
Atau apakah Tuhan seperti orang tua yang memaksakan kehendak dirinya menjodohkan anaknya dengan orang yang tidak disukai anaknya agar anaknya menjadi sedih?
Jodoh bukan tak ada, Kakak. Bahwa kamu sudah mengusakannya tapi masih belum kau dapati. Bisa jadi sengaja telat. Biar ketika engkau bertemu, kau terpana dan pingsan d pangkuannya, di sorga.
Dua orang berpasangan, masing-masing bertanggungjawab untuk membuat satu sama lainnya merasa senang. Tarzan dan Jane tahu itu, mereka saling bergelantungan!
43-44

Terassi: “Bagaimana aku tahu bahwa dia jodohku?”
Pidi Baiq: “Sebuah pasangan harus menjaga untuk tetap saling bersama sampai mati untuk disebut jodoh”
42

Jatuh cinta itu hanya untuk dirasakan, tapi kalau kamu ingin mendapatkannya, nah itu baru harus dipikirkan.
41

Gandhiperkasa: “Bang, Kok banyak cewek cantik yang pacarnya jelek?”
Pidi Baiq: “Cewek mencintai karena mendengar. Cowok mencintai karena melihat”
Papila: “Ayah, buktinya cewek mencintai karena mendengar, cowok melihat?”
Pidi Baiq: “Cewek menjerat dengan dandan. Cowok menjerat dengan kata-kata :)”
40

Lopo: “Kang, kasih kata-kata yang keren buat nyatain dong?”
Pidi Baiq: “Coba bilang: Tolong bantu aku, bagaimana caranya aku bilang ke kamu agar kamu tahu bahwa aku mencintaimu?”
39

Dan tak akan pernah ada wanita yang sesuai harapanmu, kalau yang engkau inginkan adalah bidadari.
Bahkan kalau kamu mendapat seorang bidadari, bisakah kamu menerima dia berakup?
Kalau kita ingin mendapat pasangan yang terbaik, kukira adil kalau kitanya juga harus menjadi yang terbaik untuk dia.
Bukan mencari pasangan yang sempurna, tetapi cinta yang sempurna akan membuat pasangan menjadi sempurna.
38-39

Dinisaurus: “Ayah, apa sih tujuan pacaran?”
Pidi Baiq: “Tujuan pacaran adalah untuk putus. Bisa karena menikah, bisa karena berpisah”
35

jatuh cinta bersifat sementara, setelah kau dapatkan baru kau harus memastikan apakah itu masih ataukah lenyap.
Jangan-jangan, orang yang kau anggap istimewa, kelak akan menjadi biasa setelah kau dapati.
35

BahanRindu: “Apakah cinta itu?”
Pidi Baiq: “Cinta itu urusan pribadi”
Niakojaw: “Apa, kenapa cinta itu buta?”
Pidi Baiq: “Pada awalnya cinta bisa melihat, menjadi buta karena masuk ke dalam hati”
chrica: “Ayah, kenapa cinta itu tidak logis?”
Pidi Baiq: “Karena cinta itu adalah yang masuk di hati, bukan masuk di akal :)”
34-35

Randyoya: “Yah, kalau rindu ke dia, harus bilang apa biar keren?”
Pidi Baiq: “Coba bilang: Biar aku saja yang rindu. Kamu jangan. Ini berat. Kau gak akan kuat”
34

Insanyanwari: “Ayah, tolong, aku sedang rindu seseorang. Tapi beliau cuek bebek banget. Yah, aku harus gimana, Yah?”
Pidi Baiq: “Harus tau itu nyatanya”
34

Borsan: “Rindu itu apa, Ayah?”
Pidi Baiq: “Keinginan untuk mengulang kembali yang sudah berlalu”
33

Semua berkumpul dalam kepala, lebih berwarna, lebih hidup, ketika malam. Ya. Dan rindu, menjadi sesuatu yang jauh lebih mendesak ketika sunyi.
Malam ini, ya aku rindu. Kukira itu indah. Tapi yang paling harus aku lakukan adalah tetap bernafas.
33

Ini planet yang tepat untuk merindukan seseorang yang belum tentu merindukanmu, karena sibuk merindukan yang bukan dirimu atau mungkin tidur.
32

Selamat menikmati kesenangan yang sederhana dari kegembiraan memahami.
29

Kalau menurutmu jawabanku salah, kamu harus mengangguk tanda setuju bahwa ternyata iya hanya Allah Yang Maha benar.
Kalau kalian benar, jangan merasa paling benar. Aku juga kalau salah, gak akan merasa paling salah🙂
28

Iya memang, aku ini orang yang malas bangun pagi, tapi tahu tidak, untuk hal lain aku ini sangat rajin, rajin bangun siang.
Biar bagaimanapun, hebatlah kau ini, tidak ada satu pun manusia di dunia yang bisa sama persis dengan dirimu. Juga denganku.
Menjadi dirimu sendiri, kukira lebih mudah kau mengerti, lebih mudah kau tangani, karena kau tahu persis siapa dirimu. Harusnya.
Aku merasa dibutuhkan oleh diriku sendiri untuk melakukannya dengan senang, untuk membuatnya menjadi menyenangkan. Yeah!
26

Aku harus berhasil memiliki pikiranku sendiri yang berbeda dengan pemikiran masyarakat, kalau tidak, aku tidak perlu lagi berpikir.
22

Ini benar-benar terjadi, kita masih bertahan hidup sampai sekarang, lolos dari aneka macam persoalan yang kita hadapi dari semenjak kita lahir. Keren ih!
16

Jalapenooo: “Kata Ayah maju itu karena tidak terlalu banyak keinginan. Gak ngerti, Yah”
Pidi Baiq: “Kan, ingin ke kanan, ingin ke kiri, sekaligus ingin mundur, jadi aja gak maju-maju”
15

Dearsius: “Apa keinginan itu, Ayah?”
Pidi Baiq: “Keinginan itu yang akan menyuruhku untuk mewujudkannya”
15

AqusBojan: “Apakah kita harus selalu rileks dalam hidup ini, Bang Haji?”
Pidi Baiq: “Tapi, Bojan, untuk membuat anak itu harus tegang.”
14

Tenang itu, sumber ketentraman. Angsa yang tenang di permukaan, di bawah air kakinya sibuk mendayung.
14

AfipMuttaqie: “Ayah, hidup mending dibawa santai atau serius?”
Pidi Baiq: “Santai di dalam pembawaan, serius di dalam pemikiran”
14

Kubilangin sekali lagi ya, biar kamu bosan: “Jangan sedih. Kalau sedih nanti rugi, karena kita dilahirkan oleh sebab orangtua yang bersenang-senang.”
13

Kapan saja, aku adalah tuan bagi diriku sendiri. Menentukan sendiri mau senang atau sedih, mau marah atau bisa menahan diri.
12

Selamat pagi, Kengkawan. Apa khabar? Silahkan senang menurut seleranya masing-masing. Untuk yang belum, mulai sekarang juga.
11

Kita tahu harus bilang apa dalam do’a sepagi ini. Ya Allah mudah-mudahan sederhana. Tetapkanlah pikiran kami selalu melangit. Dan, dengan hati yang terus membumi.
10

Kemuliaan yang tinggi diperoleh dari kenikmatan memahami, dari keintiman saling menghargai.
8

2 pemikiran pada “At Twitter – Pidi Baiq

  1. Yah, kasih saya kata kata keren buat nyatain perasaan saya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s